Foto: Corbis.
SUKABUMI - Proyeksi penambahan kapasitas pembangkit listrik mulai tiga tahun mendatang akan lebih cenderung dilaksanakan oleh pihak swasta atau independent tower produsen (ITP). Hal itu dilakukan sebagai langkah untuk mempercepat rasio elektrifikasi.
"Mulai 2011, pihak swasta akan lebih dominan dalam pembangunan kapasitas pembangkit. Hal ini dimaksudkan oleh hasil elektrifikasi," ujar Direktur Utama Fachmi Mochtar, dalam Outing dan Sarasehan Wartawan PLN Tahun 2009, di Situ Gunung Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2009).
Adapun proyeksi penambahan kapasitas pembangkitan ITP pada 2011 diharapkan sebesar 3.192 megawatt (MW), sedangkan PLN hanya mencukupi 2.071 MW.
Pada 2009, memang PLN masih dominan dengan mencukupi 3.117 megawatt, sedangkan ITP hanya 350 MW. Sedangkan pada 2010, PLN mampu mencukupi 7.740 MW dan cakupan ITP hanya 934 MW.
"Cadangan yang baik itu, harus di atas 35 persen. Jadi kalau ada gangguan atau pemeliharaan diharapkan tidak ada lagi pemadaman," tuturnya.
Adapun total kebutuhan investasi PLN dan ITP dalam penambahan kapasitas pembangkit dari 2008-2018 sebesar USD83,69 miliar atau rata-rata USD8 miliar per tahun. Dengan alokasi untuk pembangkit sebesar USD56,57 miliar, penyaluran USD14,10 milar, dan distribusi USD12,38 per barel. (rhs)