Foto: Koran SI
KAMOJANG - Dari 15 wilayah kerja pertambangan (WKP) yang dimiliki PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), PT Perusahaan listrik Negara (PLN) menunjukkan minatnya terhadap beberapa WKP tersebut.
"PLN sudah menunjukan interestnya," ujar Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Abadi Purnomo, dalam konferensi pers, di sela kunjungan ke pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) unit IV Kamojang, Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/6/2009).
Kendati demikian, dia menegaskan untuk mengelola panas bumi tersebut, yakni untuk membuat pembangkit listrik (downstream), PLN harus memiliki cukup dana terlebih dahulu. "Harus ada dananya dulu, baru bisa jalan," imbuhnya.
Abadi juga mengatakan PLN juga berminat pada beberapa proyek. Antara perusahaannya dengan PLN pun telah melakukan HoA untuk PLTP Ulubelu III dan IV di Sumatera. Nilai dari proyek tersebut adalah sekira USD330 juta.
Seandainya PLN tidak memiliki dana yang cukup, dia mengungkapkan telah menyanggupi untuk mengelola panas bumi tersebut, yakni upstream maupun downstream dari panas bumi tersebut. PGE-pun telah menyiapkan dana yang diestimasikan sebesar USD3 miliar jika harus mengelola seluruhnya dari panas bumi tersebut. (ade)