Getting time...

Raden Pardede: Saya Tak Mau Langgar UU Pemilu

Rani Hardjanti - Okezone
Jum'at, 12 Juni 2009 20:06 wib
Raden Pardede. (Foto: Koran SI).
Raden Pardede. (Foto: Koran SI).
JAKARTA - Raden Pardede akhirnya memutuskan untuk mudur dari jabatannya sebagai komisaris utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Langkah ini pun dia tempuh demi mendukung pasangan capres-cawapres yang didukungnya.

"Saya tidak mau melanggar UU Pemilu," ujar Raden singkat kepada okezone, di Jakarta, Jumat (12/6/2009).

Dia mengaku telah memberikan surat mengundurkan diri kepada Kemmeneg BUMN melalui Sekertaris Meneg BUMN. "Memang ini (surat pengunduran diri) secepatnya harus dilakukan," tuturnya.

Seperti diketahui, mundurnya dia terkait posisinya sebagai tim kampanye pasangan capres-cawapres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono dalam Pemilu Presiden 2009. "Saya tidak mau bicara banyak. Saya tidak mau melanggar UU," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Raden Pardede diangkat sebagai komisari utama PPA yang sebelumnya menjabat sebagai wakil direktur PPA pada akhir November 2008. Keputusan pengangkatannya sesuai Keputusan Menneg BUMN Nomor Kep-220/MB/2008 tanggal 13 November 2008.

Sepak terjang Raden di bidang ekonomi sudah tidak diragukan lagi. Sebelumnya dia pernah bersaing bersama Boediono, dalam ajang uji kelayakan dan kepatutan calon gubenur Bank Indonesia pada Maret 2008. Namun Komisi XI DPR memutuskan Boediono sebagai gubernur BI, menggantikan gubernur BI kala itu Burhanuddin Abdullah, yang tersandung kasus aliran dana BI.

Selain Raden juga pernah memangku berbagai jabatan di beberapa perusahaan dan pemerintahan, antara lain ketua pembiayaan pembangunan infrastruktur Indonesia (2004-2005), staf khusus menko perekonomian RI (2004-2005), direktur eksekutif merangkap chief economist PT Dana Reksa (2002-2004), wakil koordinator tim asistensi menteri keuangan (2000-2004), chief economist, kepala divisi PT Danareksa (1995-2002), pendiri Danareksa Research Institute (1995), konsultan di World Bank (1994 -1995), konsultan di Asian Development Bank (2000-2001), dan komisaris independen BCA.


(rhs)
TWITTER »
twit