Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Foto: Koran SI
JAKARTA - Pemerintah berhasil merenegosiasi perubahan harga kontrak LNG Tangguh kepada pembeli asal Korea Selatan yakni K-Power dan Posco sampai ke tingkat harga minyak sebesar USD38 per barel JCC dari harga semula USD24 per barel.
"Pihak pembeli telah menyampaikan comfort letter kepada penjual yaitu pemerintah yang memungkinkan peninjauan harga gas bumi di masa yang akan datang," ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2009).
Terkait renegosiasi kontrak Fujian, pemerintah masih terus mengupayakan kenaikan batas atas di atas harga minyak USD38 per barel.
"Ini adalah kontrak jangka panjang. Maka dimungkinkan adanya perubahan kontrak dengan persetujuan kedua belah pihak, antara lain adanya peninjauan ulang mengenai harga gas bumi setiap empat tahun," jelasnya. (ade)