Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Foto: Koran SI
JAKARTA - Realisasi investasi subsektor Mineral, Batubara dan Panas Bumi (Minerbapabum) hingga triwulan I-2009 mencapai USD251,43 juta.
Demikian disampaikan oleh Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI, di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2009).
Nilai tersebut terdiri dari Kontrak Karya (KK) sebesar USD 67,96 juta, Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) sebesar USD87,76 juta, investasi Kontrak Pertambangan (KP) BUMN yang terdiri dari PT Timah, PT Bukit Asam, dan PT Antam sebesar USD13,44 juta dan investasi panas bumi sebesar USD 82,27 juta.
Saat ini penjualan domestik batu bara dalam negeri per April 2009 sebesar 10,9 juta ton atau 16 persen dari yang direncanakan sebesar 68 juta ton. Sementara penjualan domestik mineral dalam negeri hanya terdapat pada konsentrat tembaga sebesar 435.549 ton.
Sedangkan untuk kapasitas terpasang panas bumi per April 2009 sebesar 1.179 Mw, produksi uang panas bumi sebesar 22.363.665 ton atau 34 persen dari rencana sebesar 66.059.042 ton. Produksi listrik tenaga panas bumi sebesar 3.004.770 MWh atau 34 persen dari rencana 8.855.050 MWh. (ade)