(AP)
JAKARTA - American International Group Inc (AIG) mengumumkan kesepakatan yang telah dibuat dengan Federal Reserve Bank of New York (FRBNY) guna memposisikan American International Assurance Company Ltd (AIA) untuk melakukan penawaran saham perdana (IPO).
Berdasarkan kesepakatan tersebut, AIG akan menyerahkan kepemilikan saham di AIA kepada entitas bertujuan khusus (SPV) untuk ditukar dengan saham istimewa (preferred stock) dan saham biasa (common stock) di SPV tersebut.
FRBNY akan mendapatkan saham istimewa senilai USD16 miliar di SPV AIA, yang nantinya akan mengurangi utang AIG, dalam fasilitas kredit FRBNY yang tersedia bagi AIG, dalam jumlah yang sama.
"Nilai nominal (face value) saham istimewa tersebut mewakili sejumlah persentase perkiraan nilai pasar wajar AIA," ujar Mark Wilson, Group CEO & President AIA, dalam keterangannya kepada okezone, Senin (29/6/2009).
AIG akan mendapatkan saham biasa pada SPV AIA tersebut dan menikmati keuntungan dari nilai pasar wajar atas saham AIA, setelah dikurangi nilai dari saham istimewa. Sebab SPV akan memperhitungkan nilai sahamnya di kedua perusahaan di masa yang akan datang.
AIG memperkirakan transaksi ini akan selesai pada paruh kedua tahun 2009 dengan tetap memenuhi berbagai persyaratan penutupan transaksi, termasuk diperolehnya persetujuan dari pihak regulator.
"Usaha ini akan mempercepat pemisahan AIA dan membantu mempertahankan nilai dari unit usaha ini," kata Wilson.
"Mempertahankan nilai dari perusahaan asuransi pan-Asia yang bermodal kuat ini, dilakukan demi kepentingan pemegang polis, mitra distribusi, dan pemegang saham. Kami sangat bersemangat untuk memulai bab baru dalam kehidupan dari salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di dunia," urainya.
Sementara FRBNY dalam pernyataannya menilai kesepakatan ini memungkinkan pencapaian langkah-langkah AIG untuk secara penuh mengembalikan bantuan yang telah diterimanya dari para pembayar pajak di Amerika Serikat, dan mengembangkan proses restrukturisasi perusahaan secara global.
"Penukaran utang senior secured debt dengan saham istimewa mengurangi tingkat utang keuangan AIG dan memfasilitasi kemandirian anak perusahaan terkemuka ini," sebut lembaga itu. (jri)