Foto: Ist.
JAKARTA - PT Pertamina (persero) akan segera melakukan ekspor minyak tanah. Pasalnya, saat ini Pertamina sedang dalam mengalami kelebihan pasokan minyak tanah akibat program konversi LPG dan pasokan sendiri aman hingga 47,2 hari. Adapun jumlah tabung elpiji 3 kg yang sudah didistribusikan mencapai 33 juta tabung.
"Saat ini penyaluran minyak tanah hanya 15 ribu kl perhari, sebelumnya 23 ribu hingga 26 ribu KL," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (persero) Achmad Faisal, di Jakarta, Senin (6/7/2009).
Dikatakannya bahwa rencana ekspor minyak tanah tersebut didorong oleh kebutuhan pasar akan datangnya musim panas tiba karena minyak tanah tersebut akan dijadikan bahan bakar alat pendingin.
"Kita sedang cari pasar sekarang, kita sedang menunggu proses izin untuk ekspor," tukasnya. (rhs)