>

Pemerintah Belum Pastikan Penarikan Samurai Bond

|

Ahmad Nabhani - Okezone

Rahmat Waluyanto

Pemerintah Belum Pastikan Penarikan Samurai Bond
JAKARTA - Pemerintah belum bisa memastikan jumlah penerbitan Samurai Bond yang akan ditarik pemerintah, karena terbentur dengan peraturan dan masih mempertimbangkan kondisi pasar.

"Penerbitan Samurai Bond nilainya belum bisa disebutkan, karena ada aturan mainnya sama halnya dengan penerbitan global bond," kata Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahwat Waluyanto kepada wartawan di Gedung Depkeu, Jakarta, Rabu (15/7/2009).

Selain jumlah Samurai Bond yang tidak bisa disebutkan, nama investornya juga tidak bisa disebutkan. Pasalnya, Samurai Bond bukanlah penawaran umum (public offering) yang semua orang bisa mengetahui.

Rahmat juga menjelaskan, berapa nilai proyek penerbitan Samurai Bond yang akan ditarik pemerintah sudah didiskusikan dan direncanakan antara pemerintah dan DPR. Hanya saja, penerbitan Samurai Bond ini tetap dipersiapkan untuk menjaga volatilitas pasar yang belum stabil.

"Kita menyiapkan instrumen pembiayaan defisit dari apapun, baik rupiah maupun yen," ujarnya.

Ia meyakini, sisa untuk pembayaran defisit negara berkisar 35 persen akan memanfaatkan nasabah dalam negeri, dan menjaga transaksi yang baik. Rencananya, 35 persen untuk pembiayaan defisit negara akan diambil dari penerbitan sukuk dan haji senilai Rp5 triliun, kemudian penerbitan ORI. (wdi)
(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • ekonomi

      HT: Ekonomi Indonesia Auto Pilot

      Cawapres Hanura, Hary Tanoesoedibjo (HT) menilai pertumbuhan ekonomi  Indonesia saat ini seharusnya bisa lebih dari 5,7 persen. Karena dari 5,7 persen tersebut lebih banyak didorong oleh peran swasta. Sementara peran pemerintah sendiri kurang signifikan.

    Baca Juga

    Besarnya Potensi Panas Bumi & Biofuel Indonesia