Presiden SBY. Foto: Koran SI
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji pemerintah akan meningkatkan dana kredit usaha rakyat (KUR) hingga Rp100 triliun dalam beberapa tahun mendatang.
"Tahun ini Rp34 triliun sudah kita kucurkan untuk membantu pengembangan koperasi dan UKM. Lima tahun lagi kita usahakan bisa sampai Rp100 triliun untuk kita alirkan ke seluruh Indonesia," ujar SBY, dalam video screening dengan Dekopin saat peluncuran Coop Indonesia, di Gedung Thamrin City, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2009).
Presiden juga mengatakan, di tengah krisis global ini, koperasi dan UKM memiliki peranan yang sangat penting karena mampu meningkatkan lapangan pekerjaan dan mengurangi kemiskinan.
"Meski seolah-olah kita hidup dalam era globalisasi, tapi justru koperasi dan UKM masih sangat penting kalau dominasi ekonomi itu berada di tangan-tangan yang kuat," tegasnya.
Menurutnya, dunia bisnis yang didominasi oleh perusahaan-perusahaan raksasa bisa tidak memberikan keadilan, yang pada akhirnya tidak akan ada peningkatan kesejahteraan, pengurangan kemiskinan, dan pengurangan pengangguran.
Meski begitu, dia mengakui perusahaan-perusahaan besar bisa meningkatkan penghasilan pajak dan pendapatan negara. Oleh karena itu, SBY memberikan solusi bahwa ke depannya koperasi dan UKM harus dikembangkan.
"Saya ingin pelaku koperasi dan UKM lebih masuk kepada usaha ketahanan pangan dan juga masuk pada energi terbarukan seperti bioenergi, sehingga bisa mengurangi ketergantungan energi yang konvensional, juga pada industri ekonomi kreatif," pungkasnya. (ade)