Bom JW Marriot Tak Pengaruhi Peringkat Kredit Indonesia

Andina Meryani - Okezone
Sabtu, 25 Juli 2009 17:23 wib
Foto: Okezone
Foto: Okezone
JAKARTA - Ledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Jumat 17 Juli lalu, tidak menurunkan citra Indonesia di mata investor asing. Hal itu dibuktikan dengan tidak berubahnya peringkat kredit Indonesia di level Ba3 sejak Juni lalu.

Peringkat tersebut disampaikan oleh laporan lembaga rating internasional Moody's Investors Service yang dikeluarkan di Singapura, seperti yang dikutip okezone dari situs resmi Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, di Jakarta, Sabtu (25/7/2009).

Penetapan peringkat tersebut didasari masih tingginya angka harapan yang positif terhadap perekonomian Indonesia. Para investor berharap agar dampak negatif yang sempat ada akibat bom tidak berlangsung lama dan signifikan, sehingga tidak mengganggu keyakinan investor.

Peristiwa ledakan bom tersebut bukanlah yang pertama kalinya terjadi di Indonesia. Namun, berdasarkan pengalaman, Indonesia berhasil bangkit dari dampak negatif teror tersebut. Pemerintah Indonesia juga akan semakin berhati-hati dengan berbagai kemungkinan yang lebih panjang untuk mengantisipasi efek negatif pada pariwisata dan perjalanan ke luar negeri.

"Dalam melihat faktor yang dibahas di atas, kami berpendapat bahwa pihak berwenang akan terus berupaya untuk terus melakukan kampanye anti teroris di seluruh nusantara, meskipun akan sulit untuk sepenuhnya menghapuskan ancaman," ungkap laporan tersebut.

Menurut Moody's, apa yang terjadi di Indonesia juga terjadi di berbagai Negara lain. Namun diyakini bahwa kejadian itu tidak mencerminkan kondisi ketidakstabilan politik yang berdampak luas.
(css)
TWITTER »
twit