Getting time...

Rupiah Manfaatkan Momentum Lompatan IHSG

Rani Hardjanti - Okezone
Kamis, 30 Juli 2009 16:51 wib
Foto: Koran SI.
Foto: Koran SI.
JAKARTA - Rupiah berhasil menguat pada sore ini, dengan memanfaatkan momentum penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang nyaris tembus level 2.300.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis (30/7/2009), mengalami penguatan walau terbatas Rp9.970-Rp9.940 per USD dari penutupan perdagangan sebelumnya Rp9.998-Rp9.968 per USD.

Di pasar valuta, dolar menguat di sebagian besar bursa di sesi perdagangan hari Rabu 29 Juli, menutup penurunan akhir-akhir ini karena terjadinya rally pada harga minyak mentah dunia sementara bursa saham bergerak lamban. Sehingga meningkatkan daya tarik dolar Amerika sebagai mata uang yang aman.

Menurut Valbury Securities, merosotnya indeks saham futures dari kemerosotan sebesar lima persen pada saham-saham China, memangkas risk appetite dan menekan euro ke level terendah di bawah USD1,4.

Dolar Amerika mulai terlihat menguat karena pelaku pasar enggan untuk menjadi agresif di tengah pertanyaan tentang prospek pertumbuhan ekonomi. Apresiasi dolar Amerika berlanjut setelah dirilisnya data durable good order untuk Juni yang
merosot jauh di bawah ekspektasi pasar sehingga memberikan tekanan kepada risk appetite.

Di awal sesi New York, euro turun 0,5 persen di level USD1,4099 sebelumnya merosot ke level USD1,4088. Pada Selasa kemarin, euro menguat ke level USD1,4303, tertinggi sejak awal Juni.

Fed's Beige Book, sebuah laporan tentang kondisi ekonomi menunjukkan bahwa resesi ekonomi AS melambat atau stabil di kebanyakan wilayah AS menunjuk pada periode yang lebih panjang dari pelambatan bahkan ketika ekonomi dalam phase transisi untuk recovery.

Pasar tenaga kerja sangat lemah dengan sedikit tekanan pada upah. Upah dan kompensasi stabil atau turun di kebanyakan wilayah. Selanjutnya para investor akan berfokus pada laporan earning korporasi yang akan dirilis pada Jumat 30 Juli 2009. (rhs)
TWITTER »
twit