Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akhir Pekan, Rupiah Nikmati Hot Money

Widi Agustian , Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2009 |08:17 WIB
Akhir Pekan, Rupiah Nikmati <i>Hot Money</i>
Image: Corbis.
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan di akhir pekan ini, diprediksi bakal meneruskan penguatannya. Salah satu yang mendorong penguatan rupiah ini adalah masuknya hot money ke pasar modal Indonesia.

"Rupiah masih cenderung menguat," kata analis valas Toni Mariano saat dihubungi okezone, di Jakarta, Jumat (31/7/2009).

Masuknya dana asing ke Indonesia terbukti dengan nilai transaksi di pasar saham yang mencapai lebih dari Rp7 triliun pada perdagangan kemarin. Selain itu, laporan keuangan emiten yang positif juga turue menggairahkan rupiah.

Sementara dari faktor eksternal, dia menilai nilai tukar dolar Amerika terhadap mata uang utama dunia lainnya memang tengah dalam tren terkoreksi. Kendati demikian, nili tukar rupiah ini masih tergantung dari bursa Wall Street. "Kalau Wall Street menguat, rupiah juga akan menguat," imbuhnya.

Toni memperkirakan, rupiah akan berada dalam kisaran Rp10.925-10.975 per USD pada perdagangan hari ini.

Sementara itu, pada perdagangan Kamis 30 Juli kemarin mengalami penguatan walau terbatas di level Rp9.970-Rp9.940 per USD dari penutupan perdagangan sebelumnya Rp9.998-Rp9.968 per USD.

Penguatan rupiah ini adalah karena memanfaatkan momentum penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang nyaris tembus level 2.300.

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement