Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Diproyeksikan Bugar Berkat Hot Money

Widi Agustian , Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2009 |08:17 WIB
Rupiah Diproyeksikan Bugar Berkat <i>Hot Money</i>
Foto: Koran SI.
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan di awal pekan ini diperkirakan masih mempertahankan kebugarannya. Hal ini tidak lain adalah karena aliran hot money.

"Karena Indonesia menjadi sangat menarik bagi para spakulan asing," kata Ketua Currency Management Board Farial Anwar, saat dihubungi okezone, di Jakarta, Senin (3/7/2009).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, beberap faktor yang menjadi pemicu datangnya hot money tersebut adalah karena kondisi ekonomi yang baik, positifnya tingkat suku bunga, pertumbuhan ekonomi juga diperkirakan masih akan terjadi. Ditambah lagi dengan kondusifnya situasi selepas pilpres ini.

Dengan demikian, dia menuturkan, rupiah akan berada dalam kisaran Rp9.900-10.000 per USD pada perdagangan hari ini. Menurutnya, penguatannya akan terus terjadi selama tidak ada intervensi dari pihak otoritas untuk melindungi kepentingan eksportir yang tentu saja menginginkan rupiah melemah.

"Jika level Rp9.900 tembus, maka rupiah akan menuju level Rp9.800 per USD, saya yakin," ucap Fahrial.

Ke depannya, dia berharap rupiah akan mencapai kisaran Rp9.300-9.500 per USD seperti sebelum krisis di tahun 2008 lalu.

Sekadar diketahui, pada perdagangan valuta asing Jumat 31 Juli rupiah ditutup di level Rp9.920-Rp9.420 per USD atau menguat tajam dibanding perdagangan Kamis 30 Juni kemarin, di level Rp9.970-Rp9.940 per USD.

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement