Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Investor Bursa Tunggu Pengumuman BI Rate

Widi Agustian , Jurnalis-Rabu, 05 Agustus 2009 |07:49 WIB
Investor Bursa Tunggu Pengumuman BI Rate
Foto: Koran SI.
A
A
A

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) rawan mengalami koreksi. Kemungkinan pelaku pasar akan melakukan aksi ambil untung (profit taking) dari investor, selepas pengumuman tingkat acuan suku bunga (BI rate).

"Profit taking diperkirakan bakal terjadi selepas pengumuman BI rate," kata analis pasar modal dari Optima Securities Ikhsan Binarto di Jakarta, Rabu (5/8/2009).

Dengan demikian, dia mengatakan, indeks bakal berada dalam kisaran support resistance di level 2.330-2.400. Pasar juga kelihatannya akan terfokus pada pengumuman BI rate tersebut.

"Penurunan BI rate sebesar 25 bps ke level 6.5 persen bakal menjadi fokus investor," imbuhnya.

Kendati demikian, dia menuturkan jika capital inflow dari asing masih akan masuk ke pasar Indonesia.

Sementara itu, Trimegah Securities memprediksikan hal yang serupa. Pelemahan mungkin terjadi mengingat kenaikan indeks sudah berlangsung cukup lama. "Hati-hati jika ternyata support 2.330 yang ditembus karena tren naik jangka
pendek IHSG sudah berlangsung terlalu lama," jelas analisa hariannya.

Trimegah menyatakan, support resistance dari indeks akan berada di kisaran 2.330-2.400. Gap di 2.343-2.367, ini adalah gap terakhir di bawah level psikologis 2.500. Artinya, kemampuan IHSG untuk terus bergerak naik, langsung menuju level 2.500, akan ditentukan apakah pada pergerakan hari ini IHSG ditutup di atas level 2.367.

Sebelumnya, pada perdagangan kemarin, Selasa (4/8/2009) indeks mengalami penguatan ke posisi 2.360 atau mengalami kenaikan sebesar 0,91 persen.

Terpantau, saham-saham sektor pertambangan bullish 45,1 poin ke 2.200,05, disusul saham sektor perkebunan yang menguat 21,69 poin ke posisi 1.673, membawa sentimen positi terhadap indeks saham hari ini.

Nilai perdagangan ditutup sebanyak 13,873 miliar lembar saham senilai Rp7,967 triliun. Sedangkan total frekuensi mencapai 139.605 kali transaksi. Terdapat 105 saham yang menguat, 85 saham melemah, dan 68 saham terpantau stagnan.
Sementara, pergerakan bursa regional cenderung bergerak mixed seperti indeks Nikkei 255 naik 22,54 poin atau setara 0,22 persen ke posisi 10.375,01, indeks Shanghai Composite di China juga menguat 8,85 poin ke posisi 3.471,44. Sementara itu indeks Hang Seng terkoreksi 10,83 poin ke posisi 20.796,43 dan indeks Straits Times Singapura turun 30,57 poin ke level 2.651,07.

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement