Foto: Koran SI
JAKARTA - Erry Firmansyah bersyukur ditunjuk sebagai anggota dewan komisaris PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) oleh Kementerian Negara BUMN. Dirinya siap menjalankan tugas tersebut, bersama-sama Sahala Lumban Gaol, yang ditunjuk sebagai komisaris utama PPA.
"Alhamdulilah ini kan tugas, saya ditunjuk jadi komisaris. Nanti sama-sama pak Sahala jalani tugas ini," ujar Erry Firmansyah, yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan juga Komisaris PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), saat dihubungi okezone, di Jakarta, Selasa (11/8/2009).
Dia merasa bersyukur ada jabatan pengganti setelah lengser menjadi orang pertama di jajaran Bursa Efek Indonesia (BEI), serta masih diberi kepercayaan menjabat di perusahaan besar baik milik pemerintah maupun swasta besar. "Bersyukur saja, ada posisi nanti setelah keluar dari bursa (lepas jadi Dirut BEI)," katanya.
Ketika disinggung mengenai bagaimana me-manage waktu dengan jabatan komisaris tersebut, dirinya enggan menjawab. "Tidak usah lah, nanti dibaca banyak orang. Yang jelas, diatur saja," ujarnya sembari tertawa.
Seperti diketahui, selama hidupnya Erry pernah menjabat menjadi Direktur Utama PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang kemudian dilanjutkan menjadi direktur utama BEI. Di samping itu, dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menyetujui pengangkatan Erry sebagai komisaris perusahaan sejak 1 Juli 2009. Selain dirinya juga menjabat Komisaris Utama PT KSEI.
(css)