Getting time...

Isu Flu Babi Hambat Kunjungan ke Hong Kong

Rani Hardjanti - Okezone
Kamis, 13 Agustus 2009 13:10 wib
Foto: Corbis.
Foto: Corbis.
JAKARTA - Walaupun angka kedatangan pengunjung tercatat menurun di hampir semua negara, namun Hong Kong masih membukukan pertumbuhan positif dari Indonesia sebesar 0,8 persen dan Afrika Selatan 3,8 persen.

Pengunjung asal Indonesia di Hong Kong pada Juni 2009, tercatat 31.328 atau meningkat dari periode yang sama tahun lalu 31.075 orang. Namun, secara kumulatif sepanjang semester I-2009 mengalami penurunan 10,7 persen menjadi hanya 138.035 orang dari periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 154.589 orang.

Secara keseluruhan, angka kedatangan pengunjung ke Hong Kong mencapai 13.696.779 pada semester I-2009. Angka ini menunjukkan penurunan 3,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Demikian pengumuman Hong Kong Tourism Board (HKTB), dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (13/8/2009).

Menurut Chairman HKTB James Tien, pada kuartal pertama tahun ini Hong Kong berhasil membukukan pertumbuhan jumlah pengunjung sebesar 1,5 persen, dengan pertumbuhan lebih dari 10 persen dari China.

"Namun tren positif ini berubah pada Mei dan Juni karena penularan virus H1N1, sehingga angka kedatangan dari wilayah jarak jauh (long-haul region) dan jarak dekat (short-haul region) turun antara 10 persen hingga 20 persen dalam dua bulan itu. Melihat kondisi pasar sekarang, kami memprediksi bahwa penurunan akan berlanjut hingga Juli dan Agustus," tuturnya.

Untuk mengurangi angka penurunan kunjungan ini, HKTB memperkuat kegiatan promosi di China Daratan dan pasar jarak dekat pada musim panas ini. "Kebijakan karantina sudah tidak ada lagi di Hong Kong," imbuh Tien.

Selain itu, kunjungan untuk wilayah jarak-jauh juga masih lemah akibat krisis finansial global, sehingga mengalami penurunan 14 persen. (rhs)
TWITTER »
twit