JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) memberikan kesanggupannya untuk mendanai industri penunjang minyak dan gas bumi (migas). Industri ini merupakan hal yang penting dalam rangka mendukung industri migas dalam negeri.
"Kemarin kita sudah bicara serius dengan Bank Mandiri mengenai pendanaan untuk proyek migas," kata Dirjen Migas Departemen ESDM Evita Legowo saat ditemui usai Upacara 17 Agustus, di Gedung Departemen ESDM, Jakarta, Senin (17/8/2009).
Â
Sayangnya, Evita tidak mengungkapkan berapa besar dana yang disiapkan bank BUMN terbesar itu. Dia melanjutkan, pihak perbankan BUMN lainnya seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI) mungkin juga akan ikut serta.
Â
"Kita akan melakukan pembicaraan lagi, BRI dan BNI akan kita undang juga," imbuhnya.
Â
Dia menuturkan, industri penunjang migas merupakan non-industri dari indutri migas, antara lain terdiri dari perusahaan yang bergerak dalam jasa penyediaan rig maupun pipa. "Mereka butuh tambahan, untuk pendanaan," imbuhnya.
Â
Evita menuturkan, sebelumnya Kepala BP Migas R Priyono telah menyatakan dukungannya agar pihak perbankan dalam negeri membantu industri hulu migas.
"Priyono juga mengungkapkan telah medukung agar di hulu ada perbankan nasional yang masuk, tapi agar jangan d ihulu saja tapi di hilir dan penunjangnya juga," tandasnya.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.