Getting time...

BYAN Kaji Tambang Batu Bara yang Diincar

Candra Setya Santoso - Okezone
Jum'at, 21 Agustus 2009 15:29 wib
Foto: Corbis
Foto: Corbis
JAKARTA - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjelaskan akuisisi terhadap tambang batu bara hanya merupakan corporate planning saja. Perseroan sejauh ini telah melakukan pencarian dan kajian atau penijauan terhadap beberapa perusahaan tambang batu bara.

Hal tersebut dikatakan Direktur Utama BYAN Chin Wai Fong, dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/8/2009). Menurut dia, akuisisi tersebut akan dilakukan jika dapat memberikan sinergi dan menguntungkan terhadap pertumbuhan serta kemajuan perseroan di masa yang akan datang.

"Namun, sampai saat ini belum ada ketentuan atau keputusannya sehingga belum dapat dipublikasi," ujarnya.

Sebelumnya, perseroan dikabarkan akan mengakuisisi produsen batu bara di Asia Tenggara, Burma Coal. Adapun rencana tersebut akan menjadi momentum kenaikan BYAN ke level Rp3.000-Rp3.500.

Seperti diketahui, Bayan merupakan salah satu usaha dari grup Gunung Bayan yang dimiliki oleh konglomerat Dato' Low Tuck Kwong. Bayan sendiri mempunyai tiga unit operasi tambang batu bara di Kalimantan Timur, dan berharap bisa menggenjot produksi lebih dari dobel menjadi 21 juta ton pada 2010.

Adapun unit Bayan penghasil batu bara terbesar adalah PT Gunung Bayan Pratama Coal yang menghasilkan lima juta ton batu bara per tahun dari tambang Muara Tae, Kalimantan Timur. (css)
TWITTER »
twit