Kasus Norwegia

BP Migas ke Eropa Pastikan Komitmen KKKS Berinvestasi

Andina Meryani - Okezone
Senin, 24 Agustus 2009 15:24 wib
Kepala BP Migas R Priyono. Foto BP Migas
Kepala BP Migas R Priyono. Foto BP Migas
JAKARTA - Roadshow para pejabat Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) ke Norwegia untuk memastikan komitmen kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di Eropa.

Hal itu seperti dikatakan Kepala BP Migas R Priyono, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR saat ditanya kasus Norwegia oleh anggota Komisi VII Effendi Simbolon, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2009).

Menurutnya, roadshow yang dilakukan setahun sekali ini dilakukan Kepala BP Migas dengan deputi terkait. Alasannya, pada akhir 2008 ada rumor penurunan investasi karena cost recovery akan di cap (potong) oleh pemerintah.

"Jadi kita perjuangkan agar mereka jangan sampai menurunkan investasinya di 2010. Rangkaian perjalanan kita itu ke Italia, Prancis, Norwegia, dan Inggris," jelas Priyono.

Dia pun mengungkapkan, selama bertemu dengan KKKS tersebut, ada kebijakan pihaknya lah yang membayar acara makan-makan dan bukan pihak KKKS itu. Maka dari itu, pihak BP Migas membawa uang tunai sekira USD54 ribu dan menjadi masalah di pihak imigrasi Norwegia.

"Karena kami jarang ke luar negeri dan kartu kredit sering macet, maka kami perlu membawa dana praktis untuk perjalanan panjang kami dengan membawa dana yang cukup. Jadi BP Migas tidak minta apa-apa ke mereka. Kami memang sudah dimintai keterangan oleh pemerintah Norwegia, uangnya juga sudah dikirim kembali dan sudah clear," pungkasnya. (ade)
TWITTER »
twit