Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BEI Tak Khawatirkan Recovery Picu Capital Outflow

Widi Agustian , Jurnalis-Selasa, 25 Agustus 2009 |15:09 WIB
BEI Tak Khawatirkan Recovery Picu <i>Capital Outflow</i>
Foto: Koran SI.
A
A
A

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak mengkhawatirkan jika recovery perekonomian global menimbulkan konsekuensi kembalinya dana asing ke negara asal dari Indonesia (capital outflow).
 
"Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, secara fundamentgal bursa kita masih bisa tumbuh, tapi berapanya bursa tidak bisa membuat prediksi," kata Dirut BEI Ito Warsito saat ditemui di kantornya, Gedung BEI, Jakarta, Selasa (25/8/2009).
 
Selain itu, menurutnya Amerika diperkirakan akan mebutuhkan waktu selama dua tahun untuk dapat merecovery ekonominya secara total. "Memang krisis sekarang sudah stabil, selama Indonesia masih bisa menawarkan pertumbuhan lebih tinggi dari negara lain, investor akan datang ke Indonesia. Yakni pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan di pasar modal, khususnya potensi return," jelasnya.
 
Ketika disinggung mengenai perusahaan milik negara yang akan melakukan IPO, dia menuturkan, IPO tersebut paling akan terselenggara pada akhir semester II atau tahun depan.
 
"Kalau tidak semester ini, tahun depan. Kan ada pergantian pemerintahan, saya tidak tahu menterinya ganti atau tidak. Emiten akan menggunakan laporan Juni untuk melapor ke Bapepam, baru ke bursa," jelasnya.
 
Dia juga memang mengaku gelah mendengar wacana IPO yang akan dilakukan oleh beberapa BUMN seperti PT Bank Tabungan Negara (BTN), PT Pembangunan Perumahan, serta PT Garuda Indonesia. "Tapi progressnya sampai mana saya belum tahu," tegasnya.

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement