Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunawan Dianjaya Steel Lepas 1 Miliar Saham

Koran SI , Jurnalis-Selasa, 01 September 2009 |07:26 WIB
Gunawan Dianjaya Steel Lepas 1 Miliar Saham
Image : Corbis.
A
A
A

JAKARTA - PT Gunawan Dianjaya Steel berencana menawarkan saham perdana (initial public offering/IPO) paling lambat Desember 2009. Perusahaan yang memproduksi pelat baja canai (hot rolled coal) itu akan melepas 1 miliar saham atau 12,2 persen dari total sahamnya.

Penjamin emisi IPO tersebut adalah PT Dinamika Usahajaya. Direktur Utama Dinamika Usahajaya Kris S Widjojo mengatakan telah mengirimkan proposal ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam- LK) dan kini sedang menunggu persetujuan dari otoritas pasar modal itu.

"Kami sudah mengirimkan proposal dan sedang diproses, mudah-mudahan bisa segera keluar (pernyataan efektifnya)," ujarnya di Jakarta, Senin (31/8/2009).

Menurut Kris, Gunawan Dianjaya akan melepas satu miliar saham, namun dia enggan menyebutkan target dana dari pelepasan saham tersebut.

"Kami akan memublikasikan angkanya jika sudah mendapat persetujuan dari Bapepam-LK," kelitnya.

Secara terpisah, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengonfirmasi rencana Gunawan Dianjaya Steel untuk mencatatkan sahamnya di bursa.

†Proposal dari mereka telah kami terima. Rencananya, perusahaan tersebut akan melepas sebanyak 1 miliar saham atau 12,2 persen dari total saham," ujarnya.

Sebelum Gunawan Dianjaya Steel, pihak BEI juga telah menerima proposal IPO dari sejumlah perusahaan, di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa dan PT BW Plantations. Beberapa BUMN seperti PT Bank Tabungan Negara (BTN), dan PT Pembangunan Perumahan (PP) juga dikabarkan akan go public akhir tahun ini. Seperti diketahui, BEI tahun ini menargetkan 15 emiten baru.

Hingga saat ini, baru ada tujuh perusahaan yang mencatatkan sahamnya, yaitu PT Sumber Alfa Trijaya Tbk (AMRT), PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO), PT Batavia Proeperindo Finance Tbk (BPFI), PT Inovisi Infracom Tbk (INVS), PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO), PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI), dan PT Katarina Utama Tbk (RINA). (juni triyanto)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement