Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - Kendati telah mendapat kepastian LNG dari Energy Sengkang paling tidak sebanyak dua mtpa, nampaknya jumlah tersebut masih kurang untuk memenuhi kebutuhan LNG receiving terminal.
Oleh karena itu, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) saat ini tengah mengkaji untuk mengakuisisi 2-3 blok migas (working interest).
"Ada 2-3 kesempatan untuk working interest," kata Dirut PGAS Hendi P Santoso dalam konferensi pers di hotel Mulia, Jakarta, Senin (7/9/2009).
Dia menjelaskan, ketiga daerah dari blok migas tersebut terletak di Indonesia. Menurutnya, pihaknya tidak akan menjadi pemain utama, hanya menjadi pemain pendukung saja di ketiga blok tersebut. Itu dilakukan hanya untuk menjamin kepastian pasokan LNG ke receiving terminalnya.
"Kita akan investasi di blok-blok yang sudah produktif, memang bukan sebagai pemain utama tapi sebagai pemain pendukung saja," jelasnya.
Sementara itu, akhir tahun ini, fase konstruksi perseroan untuk receiving terminal di Jawa Barat dan Sumatera Utara akan selesai. Sementara itu, kepastian modal untuk bersandar belum fix.
"Capex-nya untuk dua receiving terminal itu sebesar USD150 juta-USD300 juta. Proyeksinya selesai untuk Sumut semester II-2012, Jabar sama proyeksinya," tukasnya. (ade)