Foto: Corbis
JAKARTA - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dan ANZ Bank telah menandatangani sharing security atas transaction security yang diatur dalam fasilitas USD300 juta term loan, revolving, dan working capital.
"Berdasarkan Perjanjian Fasilitas, ANZ Bank adalah kreditur pari passu atas transaction security seluruh pemberi pinjaman dalam perjanjian fasilitas," ujar Sekretaris Perusahaan BYAN Jenny Quantero, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/9/2009).
Transaction security terdiri dari beberapa asset yang dimiliki dan dikuasai oleh perseroan, para pemberi jaminan dan anak-anak perusahaan perseroan lainnya sebagaimana diatur dalam perjanjian fasilitas.
Pada 14 Agustus 2009, perseroan telah menandatangani amendment agreement atas perjanjian fasilitas, di mana salah satu ketentuannya memperbolehkan GBP untuk membebankan transaction security sebagai jaminan untuk menjamin kewajiban-kewajiban para pemberi jaminan dalam sharing security dengan ANZ Bank.
Dalam menjamin kewajiban-kewajiban PT Gunungbayan Pratamacoal (GBP) dan PT Dermaga Perkasapratama (DPP) masing-masing dalam ISDA Master Agreement tertanggal 31 Agustus 2009 yang ditandatangani oleh GBP dan Australia and New Zealand Banking Group Limited, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang perbankan yang didirkan di Commonwealth of Australia (ANZ Bank) dan ISDA Master Agreement tertanggal 31 Agustus 2009 yang ditandatangani oleh DPP and ANZ Bank (ISDA Master Agreement). GBP dan DPP adalah anak perusahaan perseroan. (css)