Sertifikasi Halal Tambah Biaya Pengeluaran

Widi Agustian - Okezone
Rabu, 9 September 2009 13:59 wib
Logo Halal
Logo Halal
JAKARTA - Keharusan adanya sertifikasi halal dalam beberapa produk seperti obat-obatan, dikhawatirkan bakal menambah biaya pengeluaran oleh pengusaha.

"Yang saya takutkan, terjadi ongkos yang bertambah. Bagaimana caranya ongkos itu dibikin menjadi sederhana mungkin, yang murah. Tentunya ini bukan domain saya, tapi domain pemerintah. Semakin sulit dibikin, semakin mahal, maka pasar akan beralih kelainnya," kata Kepala BKPM M Lutfi, usai paparan Doing Business 2010 oleh IFC di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (9/9/2009).

Selain itu, masa berlaku dari sertifikasi halal yang sebentar sebaiknya diperpanjang, jangan hanya selama enam bulan saja. Pasalnya, di negara tetangga seperti Malaysia, sertifikasi tersebut berlaku hingga dua tahun. "Kenapa di Indonesia hanya enam bulan," ucapnya.

Kendati demikian, pasar di Indonesia sangat besar, dan dengan sertifikasi baik, nantinya barang Indonesia bisa menjadi benchmark di pasar Asia Pasifik. (ade)
TWITTER »
twit