Getting time...

Pasar Uang Pulih ke Level Awal 2008

Selasa, 15 September 2009 07:25 wib
Foto: Koran SI.
Foto: Koran SI.
JENEWA - Bank for International Settlements (BIS) menyatakan bahwa pasar uang global terus menampakkan tanda-tanda pemulihan.

Menurut lembaga tersebut, saat ini pasar uang antarbank telah pulih ke level yang belum pernah dilihat sejak awal 2008 lalu. "Terlepas dari ketidakpastian langkah dan laju pemulihan ekonomi, para investor tetap berhatihati, namun optimistis pada periode akhir Mei hingga awal September 2009 ini," ungkap lembaga itu, seperti dikutip AFP. Secara khusus, lembaga yang menjadi bank bagi bank-bank sentral dunia itu menilai di pasar uang antarbank selisih suku bunga utama telah menyempit ke tingkat yang belum pernah terlihat sejak awal 2008.

Selisih suku bunga Amerika Serikat (AS) bahkan turun ke level terendah sejak dimulainya krisis finansial global pada pertengahan 2007 lalu. Selepas kolapsnya Lehman Brothers,selisih bunga melebar dengan tajam seiring berhentinya pengucuran pinjaman. Bank-bank sentral pun terpaksa melakukan upaya ekstra dengan memompa likuiditas agar kredit kembali dapat mengucur.

Dalam reviu kuartalan terakhirnya, BIS mencatat bahwa tanda-tanda berkurangnya likuiditas premium menyurut dan rebound toleransi risiko mulai muncul di pasar obligasi. Namun, BIS menilai tetap ada volatilitas dalam pasar obligasi seiring ketidakpastian yang dirasakan investor akan laju pemulihan. "Seiring waktu investor obligasi, tampaknya semakin yakin bahwa yang terburuk dari episode keterpurukan ekonomi telah berakhir, tapi pemulihan tampaknya akan terjadi secara gradual dan tetap terbuka pada kemungkinan terjadinya kemunduran," tambah BIS.

BIS menyatakan, hal itu dikombinasikan dengan rendahnya ekspektasi inflasi, mendorong investor untuk kembali ke skala ekspektasi bahwa kebijakan moneter akan mulai normal dalam waktu dekat. Sebelumnya, BIS dan para pimpinan bank sentral dunia telah menyepakati langkah-langkah untuk memperkuat pengawasan dan regulasi industri perbankan pascakrisis keuangan global.

Dalam pernyataan bersama itu disebutkan, langkah-langkah pengawasan dimaksudkan untuk mengurangi probabilitas dan tingkat kerusakan ekonomi serta tekanan pada industri keuangan. (m faizal) (Koran SI/Koran SI/rhs)
TWITTER »
twit