JAKARTA - PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) optimistis akan mencapai pertumbuhan penjualan 5-10 persen dari tahun sebelumnya. Ini dikarenakan membaiknya penjualan produk utamanya, Alkylbenzene (AB) di semester II-2009 ini.
"2009 ini kemungkinan pertumbuhan penjualan 5-10 persen," ujar Presiden Direktur UNIC Yani Alifen di Jakarta, Selasa (15/9/2009) malam.
Pertumbuhan penjualan ini nantinya akan mengikuti pertumbuhan pada industri downstream, yang akan berada pada kisaran nilai tersebut. Harga produk utama perseroan juga mengalami peningkatan akibat naiknya harga minyak. "Kita mengikuti market. Di Indonesia, market berada pada 5-10 persen," ucapnya.
Di sisi lain, penjualan semester I-2009 perseroan memang masih cukup tertekan, di mana mengalami penurunan penjualan hingga 33 persen, menjadi USD133,9 juta dari sebelumnya USD200,4 juta periode yang sama pada 2008.
Penurunan ini akibat anjloknya harga jual AB, pada kuartal I-2009. Namun untungnya, menurut Yani, harga kembali membaik pada kuartal II-2009.
Pada kuartal I 2009, gross profit margin perseroan mengalami minus lima persen. Minus disebabkan persedian perusahaan pada awal 2009 masih tercatat dengan nilai yang tinggi, sementara harga jual pada kuartal I-2009 sangat rendah. "Kita terpaksa jual dengan harga yang rendah mengikuti harga pasar. Itu yang menyebabkan kita minus," terangnya.
Namun pada kuartal II-2009, kondisi sudah mulai membaik, sehingga menaikkan gross profit margin perseroan. Adapun selama semester I-2009, total gross profit margin yang diperoleh menjadi positif enam persen. Sementara untuk volume penjualan selama semester I-2009 mengalami peningkatan sebesar 17 persen menjadi 81.637 metrik ton (mt), dari 69.874, periode sama 2008.
Dari segi pemasaran, perseroan juga terus meningkatkan pasar mereka. UNIC menguasai hampir seluruh pangsa pasar dalam negeri, serta beberapa di antaranya dilempar ke pasar mancanegara. "Untuk ekspor nilainya tidak signifikan," lanjutnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.