>

3 Masalah Departemen Pertanian

|

Candra Setya Santoso - Okezone

Foto: Koran SI.

3 Masalah Departemen Pertanian
JAKARTA - Departemen Pertanian menyampaikan tiga permasalahan permasalahan yang dihadapi saat ini di sektor pertanian.

Ketiga permasalahan yang dihadapi, yaitu tingginya tekanan terhadap sumber daya lahan, dengan peningkatan jumlah penduduk yang masih sekitar 1,34 persen per tahun, sementara luas lahan yang ada relatif telah menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan terhadap sumberdaya lahan dan air terutama di Jawa.
 
Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian Anton Apriantono, dalam kata sambutannya dalam rapat paripurna ke-9, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2009).
 
Sebagai gambaran, luas rata-rata kepemilikan lahan sawah di Jawa dan Bali hanya 0,34 hektare (ha) per rumah tangga petani.
 
"Secara nasional jumlah petani gurem (petani dengan luas lahan garapan kurang dari 0,5 ha) meningkat dari 10,8 juta pada 1993 menjadi 13,7 juta rumah tangga petani pada 2003, dengan rata-rata peningkatan sekira 2,4 persen per tahun," ungkapnya.

Dijelaskannya, selain makin menyempitkan rata-rata penguasaan lahan oleh petani, terjadi juga persaingan yang tidak seimbang dalam penggunaan lahan, terutama antara sektor pertanian terjadi juga persaingan yang tidak seimbang dalam penggunaan lahan terutama antara sektor pertanian dan nonpertanian.

"Dalam keadaan ini, bila hanya selalu dikalahkan oleh peruntukkan lain seperti industri dan perumahan," katanya.

Hal itu terlihat dari makin meningkatnya laju besaran alih fungsi lahan pertanian dari tahun ke tahun. Alih fungsi lahan sawah menjadi lahan non pertanian dari tahun 1999-2002 diperkirakan mencapai 330.000 ha atau setara dengan 110.000 ha/tahun. (rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Tarif Angkutan Naik, Masyarakat Beralih ke Motor