JAKARTA - Departemen ESDM sedang menyiapkan tim Percepatan Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi (P3 Migas) untuk membahas masalah keterlambatan produksi di Blok Cepu oleh ExxonMobil.
"Sebagai langkah antisipasi, kita membentuk P3 Migas yang terdiri dari 11 orang untuk melakukan assesment keterlambatan di Blok Cepu tersebut," ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, usai Rapat Kerja terakhir dengan Komisi VII, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2009).
Terkait wacana pemberian sanksi terhadap ExxonMobil, dia berpendapat bahwa hal tersebut belum tentu karena tidak perlu dilakukan secara terburu-buru dan harus diteliti dahulu terkait kendala yang dihadapi Exxon.
"Kita bukan dapat laporan dari wartawan, tapi dari subordinat kita Dirjen Migas-BP Migas," tambahnya.
Diharapkan dengan adanya tim P3 Migas ini dapat ditemukan kajian yang pas mengenai alasan keterlambatan produksi dan alasan belum tercapainya target produksi. Sehingga nantinya jangan sampai terburu-buru dalam mengambil keputusan apalagi sampai memutuskan untuk mengganti operator di tengah produksi.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.