Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) akan menyalurkan gas ke pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) Tanjung Priok sebesar 30 miliar BTUD.
"Sesuai kesepakatan, PGN akan menyalurkan gas ke PLTGU Tanjung Priok sebesar kurang lebih 30 miliar BTUD dengan rata-rata tekanan antara 4-8 bar dengan jangka waktu selama tiga tahun," kata Direktur Pengusahaan PGAS Michael Baskoro, dalam keterbukaan informasi BEI di Jakarta, Selasa (29/9/2009).
Selain itu, dengan penyaluran gas ke PLTGU Tanjung Priok ini, PGAS menunjukkan kembali komitmen untuk mendukung program konversi energi bagi PLN dalam upaya menyediakan energi alternatif bagi pusat-pusat pembangkit listrik.
Serta dalam menjalankan perannya dalam peningkatan penggunaan gas bumi, sebagai sumber energi yang lebih efisien, bersih dan ramah lingkungan.
Seperti diketahui, melalui Strategic Business Unit (SBU) Distribusi Wilayah I Jawa Bagian Barat, perseroan telah mulai menyalurkan gas pertamanya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Tanjung Priok.
Pengaliran gas yang berasal dari sumber gas di Sumatera Selatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara PGN dan PT Indonesia Power yang telah disepakati pada September 2008. (ade)