Getting time...

2010, Investasi Industri Hilir Butuh USD10 M

Andina Meryani - Okezone
Kamis, 8 Oktober 2009 15:09 wib
Foto: Corbis.
Foto: Corbis.
JAKARTA - Indonesia memerlukan investasi sekira USD10 miliar untuk pembangunan infrastruktur di sektor industri hilir untuk mendukung kemajuan industri hulu pada 2010.

Pembangunan di sektor industri hilir perlu mendapat perhatian penting untuk menguatkan komposisi ekonomi dengan sistem bottom up, yang mana industri hilir yang bergerak akan mampu menopang industri hulu. Termasuk sektor pertambangan yang nantinya akan ikut menggerakkan kegiatan ekonomi secara menyeluruh.

"Kira-kira tahun depan kita butuh dana USD10 miliar untuk pembangunan infrastruktur industri hilir. Pondasi industri hilir ini harus diperkuat yang nantinya bisa meningkatkan sektor hulu," ujar Kepala Riset BNI Securities Norico Gaman, di sela-sela Seminar dan Workshop Peluang dan Tantangan Industri Dalam Peningkatan Nilai Tambah Mineral Batubara Indonesia, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (8/10/2009).

Adapun pendanaan investasi itu tersebut bisa berasal dari dalam maupun luar negeri. Gairah investasi akan semakin menggeliat seiring dengan perbaikan ekonomi global dan meningkatnya harga komoditas sehingga menjanjikan prospek yang cerah.

"Dengan harga komoditas yang menguat, maka akan menarik investasi asing untuk masuk," tegasnya.

Namun, dengan skema tersebut belum ada rumusan strategi yang dapat mendukung hal tersebut. Pengembangan industri hilir sendiri perlu dilakukan untuk memberikan nilai tambah bagi hasil produksi yang nantinya akan diekspor, sehingga dapat memberikan multiplier effect yang besar.

"Sayangnya belum ada strategi yang jelas untuk pembangunan infrastruktur industri hilir.kita harus memperkuat industri hilir untuk memperkuat pasar domestik," pungkas Norico. (rhs)
TWITTER »
twit