Getting time...

Kuota Suara Negara Besar di IMF Diperkecil

Widi Agustian - Okezone
Jum'at, 9 Oktober 2009 13:47 wib
Foto: Koran SI.
Foto: Koran SI.
JAKARTA - Selama ini, kuota suara dari negara-negara besar di International Monetary Fund (IMF) dinilai terlalu besar. Untuk itu, pembahasan untuk merubah kuota suara tersebut pun tengah dilakukan saat ini.
 
Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Deputi Senior Gubernur BI Darmin Nasution yang baru saja pulang dari Istanbul, Turki, usai Salat Jumat, di kantornya, Gedung BI, Jakarta, Jumat (9/10/2009).
 
"Voting dari masing-masing negara akan berubah. Kuota negara besar terlalu besar, sehingga seperti punya hak veto," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah juga pernah meminta Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) mempercepat proses reformasi di dalam kelembagaannya.

Reformasi diperlukan negara-negara di dunia yang memiliki fleksibilitas dalam melakukan penarikan pendanaan dalam kerangka stimulasi perekonomian masing-masing, menyusul krisis ekonomi global baru-baru ini. (rhs)
TWITTER »
twit