Logo Wynn Macau. Foto: AFP
HONG KONG - Bisnis kasino memang menggiurkan. Kendati krisis melanda, pengusaha kasino masih bisa mereguk untung dari bisnis menggiurkan ini.
Seperti halnya Wynn Macau di Las Vegas yang dimiliki maestro kasino Steve Wynn ini sahamnya melompat 13 persen di pasar saham Hong Kong pada Jumat waktu setempat. Kenaikan ini didukung adanya harapan pertumbuhan dalam industri game di China.
Seperti dikutip dari AFP, Jumat (9/10/2009), saham perusahaan naik setinggi 11,40 dolar Hong Kong (USD1,47) pada awal perdagangan. Angka ini juga naik dari harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar USD10,08 di bursa Hang Seng.
Wynn sendiri telah menghasilkan pemasukan sebesar USD1,6 miliar dalam penjualan sahamnya untuk memperluas operasi game di China selatan dan perluasan game di Makau.
Makau yang merupakan negara bekas koloni Portugis menjadi satu-satunya kota di China yang perjudian kasinonya legal. Telah berekspansi pasar game-nya ke operator luar negeri Las Vegas sejak 2002.
"Wynn Macau memiliki kualitas yang unik karena pelanggan dari China dan wilayah sekitarnya. Makau adalah pasar yang besar dibandingkan dengan Las Vegas sehingga ada potensi pertumbuhan yang besar," kata Vice President of Tanrich Efek Jackson Wong.
Dia mengatakan, perusahaan juga memperoleh manfaat dari pengenalan merek yang kuat, faktor penting bagi investor China, serta keuntungan di pasar saham Hong Kong pada minggu ini. (ade)