Foto: AP.
JAKARTA - Produksi di Blok Cepu masih terus berfluktuatif namun belum mencapai kapasitas maksimalnya yang sebesar 20 ribu barel per hari.
Kemarin produksi sempat menyentuh hingga 20 ribu barel selama tiga jam. Namun diturunkan kembali menjadi 19 ribu barel, karena ada getaran di kilang yang menyebabkan kapasitas harus diturunkan terlebih dahulu.
"Tren produksi itu 19-20 ribu barel per hari, 20 ribu barel sempat 3 jam kemarin. Kemudian diturunkan lagi untuk dievaluasi karena ada getaran," ujar Deputi Pengendalian Operasi Budi Indianto, seusai pelantikannya, di kantor BP Migas, Gedung Patrajasa, Jakarta, Jumat (9/10/2009).
Namun menurutnya, kapasitas 20 ribu barel per hari harus juga diimbangi dari penerimaan dari sektor hilirnya. Pasalnya, hingga saat ini belum ada kepastian dari pihak Tri Whana Universal (TWU) mengenai kesiapan mereka untuk mengambil minyak produksi blok cepu tersebut, karena TWU juga sedang melakukan commissioning.
"Kita bisa tingkatkan produksi jadi 20 ribu barel per hari, tapi kalau di sana (TWU) enggak bisa nampungnya ya repot," pungkasnya. (rhs)