JAKARTA - Tak hanya Menteri Keuangan Sri Mulyani saja yang merasakan kesan mendalam selama menjalankan tugasnya. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu pun merasakan hal yang sama.
Sebagai pejabat tertinggi di Departemen Perdagangan (Depdag), dia merasa masih banyak tugas yang harus dilakukan di departemennya.
"Tapi kalau kita bisa melakukan sesuatu. Mengubah kebijakan atau memperbaiki birokrasi atau apa yang akhirnya ada hasil yang positif untuk masyarakat," tukas Mari, usai acara perpisahan menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/10/2009).
Saat dikonfirmasi apakah dirinya sedang menunggu telepon dari Cikeas alias dari SBY, Mari enggan berkomentar. "Enggak. Pokoknya kita menyelesaikan tugas kita. Masih ada hal-hal yang perlu dirapikan dan diselesaikan," ujarnya.
Bahkan saat disebut dirinya merupakan salah satu menteri yang bakal dipertahankan, Mari hanya mengatakan tidak akan mengomentari hal tersebut dan meminta pewarta untuk menunggu saja karena itu merupakan wewenang SBY.
"Saya tidak akan komentar mengenai itu. Kita tunggu saja, karena itu wewenangnya Bapak Presiden. Kita tunggu saja beritanya," pungkasnya sembari tertawa.Â
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.