Foto: Koran SI.
JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) hingga saat ini telah menyelesaikan riset atas 17 emiten yang tidak likuid (ilikuiditas). Riset ini dilakukan untuk membuat saham-saham tersebut dapat aktif kembali diperdagangan saham.
"Sudah ada sekitar 15-17 emiten," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito, usai Acara Halal Bihalal Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), di Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (21/10/2009).
Dia menjelaskan, biaya untuk riset ini sebagian diberikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan setengahnya lagi dibayarkan oleh emiten yang bersangkutan. Selanjutnya, jika hasil riset tersebut juga sudah dipublis dengan cara diedarkan ke broker-broker. Untuk tahun depan, dia yakin, jumlah riset emiten yang dapat diselsaikan sebanyak 50 emiten.
Sementara itu, Direktur Utama BEI Ito Warsito enggan berkomentar menanggapi riset tersebut. "Saya tidak tahu apa-apa, kan saya habis ikutin seminar seharian ini," dalihnya. (rhs)