Getting time...

Fuad Bawazier: Selamat Datang Kabinet Neolib

Widi Agustian - Okezone
Jum'at, 23 Oktober 2009 16:08 wib
JAKARTA - Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II dinilai merupakan kabinet penyokong neoliberalisme. Terbukti, menteri yang umumnya menganut neoliberalisme tetap dipertahankan, bahkan keberadaannya semakin meluas."Selamat datang kabinet neoliberalisme," kata pengamat ekonomi Fuad Bawazier dalam Seminar Membedah Kabinet Ekonomi SBY-Boediono, di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat (23/10/2009).

Fuad melanjutkan, beberapa nama dikenal sebagai neoliberalis dan memiliki pikiran yang searah dengan Boediono, misalnya Sri Mulyani dan Mari Elka Pengestu tetap tetap bertahan di dalam kabinet.

Selanjutnya, Purnomo Yusgiantoro yang menurutnya juga merupakan penganut neoliberalisme dipindahkan menjadi Menteri Pertahanan. Selain itu Presiden menunjuk Endang Rahayu Sedyaningsih yang diyakini memiliki kedekatan dengan Amerika Serikat sebagai Menteri Kesehatan.

"Jadi bisa terlihat neoliberalime ini diperluas ke sektor pertahanan dan kesehatan," jelasnya.

Sementara mengenai Menko Perekonomian Hatta Rajasa, dia menjelaskan jika posisi tersebut memang lebih baik diduduki politisi Partai Amanat Nasional itu ketimbang ditempati ekonom yang neoliberal juga.

"Kan Hatta Rajasa itu tidak kenal moneter, dia tahunya cuma makro, sektor riil. Jadi dia nampaknya tidak akan terpengaruh," tukasnya.
(ade)
  • Boyang » 0 Tanggapan
    Blegug sia
    Beri Tanggapan Laporkan
  • malaikat subuh » 0 Tanggapan
    beda pak fuad nie, dengen tuhan cuma beda tipis, kalo tuhan maha tahu, kalo pak fuad ni.. SOK TAU....!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • berumania » 0 Tanggapan
    komentar komentar di atas adalah cermin siapa ente sebenarnya.jadi ente intropeeksi diri sebelum allah yang akan bertindak untuk membalasnya ini fuada yang maen sinetron antagonis itu kan. yang jual boneka ni orang ada ga ya pasti murah tu harga bonekanya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • enjit » 0 Tanggapan
    Waduh indonesia ini... emg trlalu banyak org yg hny bs komentar... mending klu komentarnya gak di didasari dgn hati yang busuk... bs ap dy.. dy jg kan udh pernah diberi ksmpatan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • preeeet » 0 Tanggapan
    oi...kale ngga ngerti jangan ngomentar...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit