Getting time...

2010, Proyek Listrik 10 RB MW Rampung 40%

Andina Meryani - Okezone
Jum'at, 6 November 2009 12:38 wib
Foto: Koran SI.
Foto: Koran SI.
JAKARTA - Empat puluh persen dari proyek 10 ribu MW tahap pertama baru akan selesai pada pertengahan 2010 mendatang. Padahal, percepatan penyelesaian proyek 10 ribu MW tahap pertama merupakan salah satu prioritas dalam program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II.

"Kita akan mempercepat penyelesaian pembangki listrik 10 ribu MW pertama. Insya Allah 20 persennya akan selesai dan diresmikan pada Desember 2009 dan secara akumulasi Insya Allah 40 persen dalam pertengahan tahun depan atau sekitar empat ribu MW," ujar Menteri ESDM Darwin Z Saleh, di Kantor Kementerian Negara BUMN, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (6/11/2009)

Selain itu, upaya percepatan persiapan pelaksanaan proyek 10 ribu MW tahap kedua juga akan masuk dalam skala prioritas program 100 hari serta memastikan jaminan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik di 10 ribu MW pertama yang banyak menggunakan batubara.

"Kita juga memastikan jaminan pasokan bahan bakar energi primer batu bara, dalam hal ini adalah aspek domestik market obligation," pungkasnya.

Sektor kelistrikan merupakan salah satu fokus Program 100 Hari Pemerintahan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan akan meningkatkan daya listrik di Indonesia. Karena selama ini listrik dinilai sebagai penghambat dalam memajukan pertumbuhan perekonomian dan peningkatan iklim investasi Indonesia.

"Pemerintah akan meningkatkan daya listrik di Indonesia. Selama ini, listrik menjadi batu sandungan bagi pertumbuhan ekonomi dan dunia investasi," ungkap kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memaparkan Program 100 Hari Pemerintahan di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis 5 November sore kemarin.

Pemerintah akan mendata semua provinsi yang kekurangan listrik. "Saya sudah menjelaskan berulang kali, memang dari dulunya kurang. Tapi karena pertumbuhan meningkat baik, ditambah dulu di masa krisis kita tidak menambah karena keuangan berat, maka sekarang kekurangan. itu sangat terasa di hampir seluruh wilayah," ungkapnya.

Dalam 100 hari ke depannya, pemerintah memastikan jika ketersediaan listrik akan menjadi acuan dalam program lima tahun mendatang. "Kita meningkatkan kapasitas listrik ini, agar bisa memenuhi kebutuhan riil, industri, rumah tangga, komersil, dan lainnya," katanya. (rhs)
TWITTER »
twit