Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menuturkan jika pihaknya memiliki porsi sebanyak 88 persen dalam pemeringkatan surat utang di Indonesia per Juni 2009.
"Pasarnya sendiri sekira Rp37 triliun-38 triliun," jelas Vice President Pefindo Hendro Utomo, saat bertemu wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (11/11/2009).
Selain itu, dia mengungkapkan, biaya untuk rating perusahaan minimal Rp60 juta dan maksimal sebesar Rp150 juta. Sementara untuk rating obligasi, Pefindo membagi dalam tiga grade.
Untuk obligasi bernilai Rp500 miliar ke bawah, pihaknya mengambil fee sebesar 0,05 persen. Untuk obligasi senilai Rp500 triliun-Rp1 triliun, fee sebesar 0,06 persen, sedangkan untuk obligasi yang nilainya lebih besar dari Rp1 triliun fee-nya sebesar 0,07 persen. (ade)