Getting time...

PM Singapura:

Ekonomi China & India Titik Terang Dunia

Rani Hardjanti - Okezone
Jum'at, 13 November 2009 14:21 wib
Foto: Depdag.
Foto: Depdag.
SINGAPURA - Pertemuan APEC di Singapura, mempercayai China, India, dan negara Asia lainnya, akan menjadi negara pemimpin dunia keluar dari resesi ekonomi.

Hal ini seiring dengan rencana yang diterapkan para menteri perdagangan dan menteri keuangan negara-negara APEC yang akan membuat iklim bisnis menjadi murah, cepat, dan mudah. Rencana tersebut akan direalisasikan pada 2015.

Langkah tersebut, merupakan salah satu isu utama yang dibahas dalam pertemuam APEC, menyusul kekacauan ekonomi terparah sejak 1930. Kekacuan ini bermuara di Amerika, padahal Negeri Paman Sam adalah negara dengan tingkat ekonomi tertinggi di dunia.

"Seseorang telah menghabiskan lebih banyak di tempat lain di dunia. Hal ini harus lah di Asia," ujar Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di sela pertemuan APEC, seperti dikutip Associated Press, Jumat (13/11/2009).

"Beberapa tahun berikutnya pertumbuhan negara di banyak negara akan melambat dalam jangka panjang. Tapi Asia akan melewatinya dengan baik," kata Lee dalam pidato utama pada konferensi para pemimpin bisnis.

Dia mengatakan, demografi yang menguntungkan tumbuh di China dan India. Ekonomi kedua negara ini menjadi titik terang dengan tingkat pertumbuhan lebih dari enam persen.

Sebelumnya, Internasional Moneter Fund (IMF) mengatakan, bahwa Asia akan tumbuh 2,75 persen pada 2009 dan 5,75 persen pada 2010, jauh melebihi negara-negara barat.

Pada kesempatan yang sama, para pemimpin melakukan pertemuan yang diadakan di sela-sela forum APEC tahunan. Mereka mendukung pernyataan Lee.

"Secara historis, negara maju memimpin pemulihan ekonomi. Kali ini, itu akan menjadi negara berkembang," kata Ketua Global PricewaterhouseCoopers International Dennis Nally. (rhs)
TWITTER »
twit