Getting time...

APEC: Menuju Komunitas yang Kuat, Aman, dan Makmur

Jum'at, 13 November 2009 10:07 wib
Foto: Corbis
Foto: Corbis
Pertemuan para pemimpin negara Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) yang akan dibuka hari ini di Singapura hampir bertepatan dengan hari ulang tahun ke-20 dari pendirian persatuan regional yang berwibawa ini.

Saya pikir ini merupakan alasan yang baik untuk mengumpulkan hasil dan menentukan tujuan kunci APEC dalam waktu dekat. Kini APEC telah menjelma sebagai mesin kuat untuk integrasi di kawasan Asia Pasifik serta generator ide baru yang membantu perkembangan regional. Selama dua dasawarsa ini, forum APEC berubah menjadi faktor politik dan ekonomi global yang mandiri dan amat penting.

Peranannya, menurut keyakinan kami,akan makin bertambah penting pada masa depan. Apa dasar kesuksesan APEC? Jawaban pada pertanyaan ini bisa ditemukan di dokumen hasil pertemuan para menteri negara APEC yang terjadi pertama kali pada November 1989 di Canberra.

Dokumen itu mengatakan bahwa persatuan ini akan membangun kerja sama berdasarkan prinsip pengakuan perbedaan sistem sosialekonomi dan taraf perkembangan negara-negara APEC, prinsip sukarela, prinsip dialog yang transparan dan konsensus,serta prinsip menghormati pendapat setiap peserta.

Kombinasi pendekatan itu memberi APEC kemampuan untuk merangsang kerja sama investasi, membantu secara riil untuk penyelesaian masalah perdagangan regional serta internasional, dan banyak yang lain. Forum ini akan membahas krisis keuangan global dan menunjukkan efektivitas, fleksibilitas, serta kemampuannya merespons perubahan yang sangat cepat di dunia kita.

Tentu saja setiap perekonomian berupaya mengatasi akibat negatif dari krisis keuangan berdasarkan kepentingan dan kemampuan diri sendiri. Akan tetapi membandingkan dengan pengalaman mitra akan selalu berguna.Format kerja sama seperti APEC akan memberi kesempatan luas untuk bertukar pengalaman. Agenda APEC sendiri tidak hanya terbatas pada soal-soal ekonomi.

Para peserta forum selalu mencari jawaban bersama terhadap tantangan di bidang keamanan dan jaminan sosial bagi jutaan orang. Selama adanya forum ini,APEC telah membuktikan secara praktis keuntungan diplomasi multilateral. Dasar dari semua kegiatannya adalah pekerjaan bersama dan sama rata untuk mengatasi masalah umum. Saya yakin bahwa inilah jaminan sukses kegiatan APEC kini dan di masa depan.

Rusia menjadi peserta APEC pada 1998 dan telah mengumpulkan pengalaman kerja sama yang kaya dan relevan dengan para mitra di APEC.Kami selalu berkehendak ikut serta secara aktif dalam pemecahan masalah yang paling urgen dan mengkhawatirkan kita semua. Keikutsertaan itu bukan saja hanya pada pertemuan para pemimpin negara yang berjalan secara rutin, melainkan juga pekerjaan tetap dan rajin para pakar dalam berbagai komite dan rombongan.

Kami berniat menjadi mitra yang andal dan bertanggung jawab di APEC seperti yang kami lakukan di organisasi dan perhimpunan yang lain. Rusia berminat supaya kawasannya seperti Siberia dan Timur Jauh dilibatkan dengan cara langsung dalam integrasi regional. Kami tidak masuk APEC dengan tangan hampa.Kami punya berbagai hal yang dapat ditawarkan kepada mitra kami.Beberapa di antaranya cadangan minyak dan gas alam yang sangat kaya serta bahan galian lain, air bersih, serta berbagai sumber daya alam lain.

Selain itu, selama ini yang menjadi aset Rusia - termasuk wilayah timurnya - yang terkenal adalah daya saing dan potensi yang tinggi di bidang iptek, intelektual, dan produksi. Kami terbuka untuk kerja sama dalam berbagai bidang yang saling menguntungkan di kawasan Asia Pasifik.

Salah satu indikasi utamanya adalah kesiapsediaan Rusia untuk menjadi Ketua APEC pada 2012. Ini adalah misi yang terhormat dan sangat bertanggung jawab.Kami akan membuat segala sesuatu yang diperlukan supaya KTT APEC di Vladivostok 2012 nanti berhasil.

Kegiatan APEC tahun ini bersemboyan "Menuju perkembangan tetap dan penguatan hubungan regional". Di Singapura kami akan membahas lingkaran tindakan antikrisis yang luas. Bagian terbesarnya berkaitan dengan keputusan- keputusan G-20 Summit baru-baru ini yang hampir separuh dari pesertanya merupakan peserta KTT APEC.

Tentu saja yang akan menjadi pembahasan utama adalah langkah-langkah yang perlu diambil untuk mereformasi sistem keuangan dunia serta membuatnya lebih adil dan berkeseimbangan. Tanpa ini ekonomi global tidak akan mampu mengamankan diri dari krisis yang mungkin terjadi lagi.

Meskipun dunia belum keluar dari jalur kekacauan ekonomi, Forum APEC ini akan mengamati pola optimal pembangunan perekonomian-perekonomian APEC pada masa pascakrisis. Menurut saya, pendekatan sedemikian adalah lebih bijaksana dan efektif. Kita perlu sebelumnya menyiapkan diri terhadap tahap baru perkembangan ekonomi dunia.

Bersama para pemimpin negara APEC lain saya berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi mesti bukan saja kokoh,tetapi juga menyeluruh. Kita perlu mengupayakan agar perkembangan meliputi segenap negara dan segala bidang ekonomi serta supaya semua warga masyarakat merasakan manfaat hasilnya.Salah satu kelompok yang harus mendapat perhatian dari manfaat itu adalah orang-orang yang paling rentan dari segi sosial, yaitu orang-orang tua dan anakanak, para penganggur dan orangorang berkemampuan terbatas (difable).

Saya berpikir bahwa gagasan tanggung jawab sosial korporasi (corporate social responsibility/CSR) yang sedang dibahas APEC sangat penting.Pada masa resesi ekonomi negara harus memberikan dorongan bagi perusahaan-perusahaan dan lembaga-lembaga keuangan untuk menjalankannya dengan lebih baik. Kami setuju dengan posisi atas proteksi di perdagangan dunia yang menguat di APEC.

Bentuk dorongan negara seperti ini harus fokus dan berlaku selama masa terbatas saja. Dorongan pengusaha sendiri pasti lebih memprioritaskan negara masing-masing.Tetapi harus kita ingat bahwa "hambatan" proteksi yang berlebihan akan menciptakan kondisi konformitas bagi perusahaan yang kurang menguntungkan dan menentang prinsip persaingan bebas. Akhirnya ini memberi lebih kerugian daripada manfaat bagi perkembangan usaha nasional.

Rusia siap-sedia terus berpartisipasi dalam integrasi ekonomi regional dan bekerja sama dalam halhal agenda APEC yang lain.Di antaranya kerja sama dan pertukaran pengalaman di bidang perkembangan inovasi, introduksi teknologi baru,dan informatisasi.Komitmen kami terlihat seperti saat mendeklarasikan diri menjadi peserta APEC,kami ikut mengadopsi Bogor Goals, yaitu mengembangkan sistem perdagangan bebas dan kegiatan investasi di Asia-Pasifik.

Kami akan bekerja sama dengan mitra kami di bidang penyempurnaan perundangan ekonomi, realisasi reformasi struktural, jaminan transparansi dan pemberantasan korupsi, rangsangan usaha mikro, kecil dan menengah,serta kemitraan pemerintah dan kalangan wiraswasta. Menurut hasil survei Individual Plan of Action Rusia di APEC yang telah diadakan pada bulan Juli lalu, negara kami mencapai kemajuan yang kasatmata di bidang kegiatan tersebut dan lainlainnya.

Kami berkehendak mengembangkan kerja sama yang menuju ketahanan pangan, energi, perhubungan, lingkungan dan informasi di seluruh kawasan APEC. Kita harus meningkatkan kerja sama di bidang keamanan manusia dan pengelolaan dalam situasi darurat. Kita harus memperhatikan pada masalah pemberantasan terorisme, kejahatan yang terorganisasi, pengantaran narkoba, perjualan manusia dan pembajakan di laut.

Sebagai penutup saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun ke-20 APEC dan mengharapkan target umum kita,yaitu pembangunan komunitas Asia-Pasifik yang sejahtera serta jaminan keamanan dan kemakmuran bagi semua bangsa kita akan tercapai. (*)

Dmitry Medvedev
Presiden Federasi Rusia 
(Koran SI/Koran SI/rhs)
TWITTER »
twit