Getting time...

APEC Tolak Proteksionisme

Nurfajri Budi Nugroho - Okezone
Minggu, 15 November 2009 16:09 wib
(Foto: Reuters)
(Foto: Reuters)
SINGAPURA - Para pemimpin pertemuan tahunan Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) menyatakan penolakan terhadap proteksionisme perdagangan dan mengupayakan sebuah strategi baru untuk mendongkrak pertumbuhan.

Dalam pernyataan yang disampaikan di hari terakhir pertemuan di Singapura itu, Minggu (15/11/2009), APEC menegaskan penolakan terhadap "segala bentuk proteksi". Beberapa pemimpin APEC sebelumnya telah melontarkan pernyataan kritis terhadap pembatasan perdagangan oleh Washington baru-baru ini.

Pernyataan bersama APEC juga menyatakan bahwa negara-negara anggota akan bekerja untuk sebuah "hasil ambisius" dalam perundingan perubahan iklim di Copenhagen, Denmark, bulan depan.

"Kami menegaskan kembali komitmen untuk mengatasi ancaman perubahan iklim dan bekerja menuju hasil yang ambisius di Kopenhagen," sebut pernyataan yang dibacakan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong itu, dikutip dari AP.

Negara-negara maju juga diharapkan mendorong perdagangan bebas dan investasi untuk memastikan pertumbuhan dengan strategi jangka panjang yang memperhitungkan kebutuhan beragam dari berbagai perekonomian.

"Kita memerlukan paradigma pertumbuhan baru. Kita membutuhkan model baru integrasi perekonomian," kata Perdana Menteri Lee.

"Kami akan mengejar pertumbuhan yang seimbang, inklusif, dan berkesinambungan, untuk memastikan pemulihan yang tahan lama yang akan menciptakan lapangan kerja dan menguntungkan rakyat kita," sebut pernyataan bersama itu.

Sementara itu Presiden AS Barack Obama menyatakan Hawaii akan menjadi tuan rumah KTT APEC pada 2011. (jri)
  • danu » 0 Tanggapan
    belum pas kalau indonesia harus bebas dari proteksi ekonomi, sektor pokok seperti pertanian, peternakan dan perikanan masih kalah maju dengan negara negara tetangga. Indonesia saja masih kebanyakan impor daripada ekspor bahan2 pokok. hati hati pak SBY nanti malah negara kita yang disantap oleh negara maju.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit