Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) terancam potensi dilusi jangka pendek usai akuisisi Camillo Eitzen & Co ASA (CECO). Selain itu kinerja perseroan di kuartal akhir 2009 ini juga diproyeksikan masih cukup buruk.
"BLTA kemungkinan besar tidak akan membagi dividen," demikian seperti tertuang dalam CIMB Securities Indonesia di Jakarta, Senin (16/11/2009).
Apalagi, BLTA mencatat rugi bersih (core net loss) senilai USD11,8 juta pada kuartal II-2009, yakni karena turunnya tarif sewa kapal tanker dan kimia serta kenaikan bahan bakar (bunker cost). "Kami melihat potensi de-rating katalis," ucapnya.
Oleh karena itu, CIMB Securities mempertahankan rating BLTA pada underperform dengan target harga Rp645 dari sebelumnya Rp680 per saham. (ade)