o1 o2

Economy - Industri


Program 100 Hari Mendag Stabilkan Harga-Harga

Senin, 16 November 2009 - 12:03 wib
text TEXT SIZE :  
Candra Setya Santoso - Okezone
Foto: Koran SI.

JAKARTA - Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu mengatakan prioritas utama Program 100 Harinya adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang akhir 2009 dan awal tahun depan.

"Untuk perdagangan dalam negeri, prioritas utama adalah stabilitas harga dan penyediaan barang-barang pokok," katanya, dalam paparan program 100 hari Departemen Perdagangan (Depdag), di Jakarta, Senin (16/11/2009).

Menurut Mari, biasanya menjelang akhir tahun dan selama awal tahun, kenaikan harga barang kebutuhan pokok seperti beras dan gula terjadi karena musim panen belum tiba.

Selain itu, permintaan konsumen cenderung naik dengan adanya perayaan hari raya Natal dan tahun baru walaupun tak sebesar bulan puasa dan Lebaran.

"Ini menjelang akhir tahun dan biasanya di awal tahun kita harus benar- benar meyakini tidak ada gejolak harga," ujar Mendag.

Selain stabilisasi harga bahan pokok, Depdag juga akan membuat cetak biru perdagangan dalam negeri dan luar negeri selama 100 hari pertama bertugasnya Kabinet baru.

Depdag juga menargetkan tersusunnya buku putih pembangunan dan pengelolaan pasar tradisional dalam tiga bulan pertama pemerintahan baru berjalan.

Selama 2009 ini, Depdag sedang menyelesaikan pembangunan 473 unit pasar di 306 kabupaten/kota. Sebanyak 37 unit di antaranya menggunakan dana stimulus, 57 lainnya merupakan tugas perbantuan dan 379 sisanya dibangun dengan dana alokasi khusus.

Sementara itu, prioritas Program 100 Hari Depdag lainnya adalah meningkatkan penetrasi produk ekspor Indonesia ke pasar nontradisional dan menjajaki pasar baru.

Selain itu, Depdag akan membawa misi dagang ke Rusia dan Afrika sebagai upaya memperkuat penguasaan pasar di pasar non tradisional. "Kita juga ada komisi bersama dengan Irak pada Januari 2010," tambahnya.

Untuk mengefektifkan upaya promosi ekspor, lanjut Mendag, pihaknya telah membuat kesepakatan dengan Departemen Perindustrian untuk menyusun daftar produk-produk yang diprioritaskan peningkatan daya saingnya. "Agar kita punya 'road map' yang sama dan saling menunjang," katanya.(rhs)

 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?
Share
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini di http://m.okezone.com
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4