Logo PGAS. Dok PGAS
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) akan mengalami pertumbuhan pada 2010 mendatang akibat beban (blended cost) yang lebih rendah. Pertumbuhan ini termasuk harga jual gas perseroan (priced in).
Menurut CIMB Securities Indonesia dalam CIMB Trader, pertumbuhan tersebut akan tetap terjadi, sekalipun tidak adanya kenaikan harga jual gas. "Bahkan tanpa kenaikan tarif gas," demikian analisa dari CIMB Securities Indonesia, di Jakarta, Selasa (17/11/2009).
Karena itu, pihaknya mempertahankan rating perseroan pada posisi neutral dengan target harga Rp4.400, dari sebelumnya Rp3.655 per saham.
Walau demikian, untuk dapat meningkatkan kinerjanya kembali, perseroan membutuhkan katalis yang lebih kuat, misalnya perlu dilakukannya perubahan tarif yang lebih tinggi daripada yang telah disepakati konsesus uang sebesar USD6 per mmbtu untuk 2011 mendatang.
Saham PGAS sendiri di perdagangan pukul 9.56 waktu JATS menguat 25 poin menjadi Rp3.775 per lembar saham. (ade)