Getting time...

Kantor Berita AP PHK Puluhan Karyawan

Ade Hapsari Lestarini - Okezone
Rabu, 18 November 2009 12:07 wib
Logo AP. Foto: AFP
Logo AP. Foto: AFP
WASHINGTON - Kantor berita Amerika Serikat (AS) Associated Press (AP) memberhentikan puluhan karyawannya pada Selasa waktu setempat sebagai bagian dari rencana untuk mengurangi penggajian global sebesar 10 persen tahun ini.

Seperti dilansir dari AFP, Rabu (18/11/2009), The News Media Guild (persekutuan media) yang menampung 1.300 editorial dan staf teknologi AP di AS, mengatakan tidak memiliki jumlah yang tepat berapa karyawan yang akan di PHK karena belum ada pemberitahuan secara resmi.

Namun demikian, pihak The Guild mengungkapkan telah diberitahukan anggotanya bahwa lebih dari 38 orang akan di PHK yang akan mempengaruhi manajer Guild, wartawan, editor, fotografer, dan asisten editor.

Dikatakan, 20 pekerjaan di AP dipangkas untuk kantor pusat di New York dan delapan pekerjaan di Puerto Rico. The Guild mengatakan tidak tahu berapa banyak manajerial atau karyawan non-AS yang dilepas.

"Ini adalah hari yang sangat menyedihkan bagi rekan-rekan AP dan masyarakat yang bergantung pada berita penting selama mereka bekerja," kata Presiden News Media Guild, Tony Winton.

Juru bicara AP Paulus Colford, menolak mengomentari laporan adanya PHK, tapi AP mencatat bahwa Presiden dan Chief Executive Tom Curley berencana untuk memotong biaya penggajian pada tahun lalu.

"Kami tetap berkomitmen terhadap tujuan kami untuk mengurangi biaya penggajian global di AP sebesar 10 persen pada 2009," tukas Colford kepada AFP.

Seperti diketahui, sebuah pembekuan pekerjaan ada di AP dan sekira 100 karyawan menerima paket pensiun dini secara sukarela pada awal tahun ini. The Guild mengatakan bahwa PHK ini merupakan langkah pahit terbesar sejak 2006, ketika 100 pekerja di bidang teknologi diberhentikan.

Sekadar informasi, AP merupakan perusahaan yang dimiliki oleh 1.500 harian surat kabar AS dan mempekerjakan sekira 4.000 orang, termasuk 3.000 staf editorial.

Sebelumnya, sebagaian surat kabar di AS bergulat di tengah krisis dengan menurunkan produksi sirkulasi mereka. Hilangnya pembaca yang beralih ke media online, serta curamnya penurunan pendapatan iklan cetak, membuat AP berada di bawah tekanan.

AP pun menawarkan USD30 juta dalam mengurangi tarif untuk anggota surat kabarnya pada 2009 dan berencana menggelontorkan USD35 juta untuk mengurangi tarif di 2010.

Sementara itu, Chicago Tribune, Los Angeles Times, dan surat kabar lain yang dimiliki oleh Tribune Co mengurangi penggunaan AP selama seminggu pada bulan ini untuk menguji apakah mereka dapat melakukannya tanpa konten dari kantor berita AS. (ade)
TWITTER »
twit