Foto: Koran SI
JAKARTA - Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau melemah di sesi kedua perdagangan saham siang ini. Pelemahan ini terjadi setelah perseroan resmi tidak ikut ambil bagian dalam proses divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) untuk tahun 2008-2009 sebesar 14 persen.
Terpantau, tepat pukul 14.15 JATS saham berkode ANTM ini, melemah Rp25 atau setara 1,03 persen ke level Rp2.400 per lembarnya. Padahal sebelumnya, sempat menguat Rp75 menyentuh level Rp2.500 per lembarnya.
"Jelek untuk ANTM. Bagus untuk PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan mundurnya Antam dari divestasi Newmont," ujar Kepala Riset e-Trading Suryadi Chandra Kasih, saat berbincang dengan okezone, di Jakarta, Rabu (18/11/2009).
Dengan demikian, berdasarkan pertemuan tersebut diputusakan 14 saham Newmont tahun 2008-2009 jatuh ke tangan Pemerintah Daerah NTB yang berkonsorsium dengan PT Multicapital yang membentuk BUMD Multi Daerah Bersaing (MDB).
Sebelumnya, ANTM dinyatakan resmi tidak ikut ambil bagian dalam proses divestasi Newmont untuk tahun 2008-2009 sebesar 14 persen. Keputusan ini adalah hasil pembicaraan antara Antam-Pemda NTB dan NNT di kantor Ditjen Minerbapabum, Jalan Supomo, Jakarta, Rabu (18/11/2009). (css)