Foto: Heru Haryono/Okezone.com
JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) menargetkan pendapatan menjadi sebesar Rp7,5 triliun pada akhir 2009. Sementara itu, laba bersih dipatok mencapai angka Rp360 miliar.
"Tapi masih indikasi, itu cuma proyeksi," kata Direktur Keuangan TINS Krisha Syarief, dalam public expose di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (19/11/2009).
Angka tersebut jauh lebih rendah daripada yang dicapai perseroan di 2008, di mana pendapatannya sebesar Rp9,053 triliun dan laba bersihnya Rp1,342 triliun. "Kinerja tersebut adalah akibat penurunan harga timah," jelasnya.
Selama 2009 ini, dia mengatakan jika harga rata-rata timah sebesar USD12 ribu per ton. "Kita harapkan pada 2010 mendatang harga rata-rata timah akan stabil di USD15 ribu per ton," ucapnya.
Per kuartal III-2009, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp171 miliar dan pendapatan sebesar Rp5,534 triliun. Sementara untuk 2010, angka proyeksinya diharapkan akan sama, minimal setara dengan periode di 2008. "Kita mau paling tidak sama dengan di 2008," tukasnya. (ade)