Foto: Koran SI
PADANG - Kebutuhan akan bahan bakar minyak (BBM) di kota Padang terancam mengalami krisis. Karena pendistribusian solar, premium, dan minyak tanah ini terhadang aksi pemblokiran jalan oleh ratusan warga Bungus, Teluk Kabung, Padang.
Adapun aksi yang dilakukan di depan pintu gerbang Tempat Pelelangan Ikan (TPI) ini membuat sekira lebih dari 100 mobil Pertamina yang mengangkut BBM terjebak karena tidak bisa melewati jalan yang dilalui akibat diblokir oleh warga dengan membakar ban-ban truk besar.
Hal tersebut seperti pantauan okezone, di Bungus, kecamatan Teluk Kabung, Padang, Sumatera Barat, Kamis (19/11/2009).
Salah satu supir Pertamina, Yos mengatakan, seharusnya mereka sudah bisa menyuplai minyak dari depo Pertamina Bungus ke SPBU-SPBU yang ada di kota Padang maupun agen minyak.
"Akibat aksi pemblokiran jalan yang dilakukan warga, kami terancam tidak bisa menyuplai dan bisa terjadi krisis BBM di wilayah Padang maupun Sumatera Barat karena terlambat," ungkap Yos.
Sampai saat ini, kondisi di kawasan TPI masih memanas. Sementara mobil Pertamina maupun mobil yang menuju ke arah Pertamina sampai ke Teluk Bayur masih mengalami kemacetan sekira 13 km.
Sebagai informasi, aksi demo ini soal rencana eksekusi tanah antara suku Chaniago Simagek dengan suku Chaniago Jaruai yang rencananya akan mengeksekusi sekira 100 hektare (Ha) tanah yang sudah dihuni warga Bungus.
(ade)