Menneg BUMN Mustafa Abubakar. Foto: Candra Setya Santoso/Okezone.com
JAKARTA - Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar mengungkapkan bila keputusan divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) sudah selesai dan tinggal menunggu finalnya saja.
"Ini kan intinya sudah selesai. Saya kira menunggu finalnya nanti," tukasnya kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (19/11/2009).
Dia mengungkapkan bila hingga sekarang PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sudah sulit untuk diakomodasi, karena perseroan resmi tidak ambil bagian dalam proses divestasi saham Newmont untuk tahun 2008-2009 sebesar 14 persen.
"Kelihatannya sampai dengan sekarang sudah sulit diakomodasi (Antam). Kita tunggu finalnya dari menko perekonomian," katanya.
Saat dikonfirmasi sejak grup Bakrie menguasai saham Newmont apakah bisa mewakili kepentingan pemerintah, Mustafa hanya menjawab dengan diplomatis. "Kita kan melihat pemda, kalau pun pemerintah pusat enggak kan pemerintah juga. Mudah-mudahan dengan keterwakilan pemda sudah ada."
Sebelumnya, Antam memutuskan tidak berpartisipasi dalam konsorsium pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat (Pemda NTB) dalam pembelian divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).
Keputusan ini diambil menyusul tidak tercapainya kesepakatan antara Antam dengan Pemda NTB selaku pihak yang memimpin (lead) dalam pembelian saham divestasi NNT. Saat ini Newmont mengoperasikan pertambangan, termasuk emas di Batu Hijau, Indonesia. (Iman Rosidi/Trijaya/ade)