Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Calon Dubes Siap Promosikan Handycraft Bantul

Daru Waskita , Jurnalis-Kamis, 19 November 2009 |21:06 WIB
Calon Dubes Siap Promosikan <i>Handycraft</i> Bantul
Ilustrasi. Foto: Koran SI
A
A
A

BANTUL - Hasil kerajinan dari masyarakat Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta diakui punya kualitas yang tinggi sehingga layak untuk di ekspor ke luar negeri.

Hal ini menarik para calon duta besar (dubes) dan konjen untuk datang ke Pasar Seni Gabusan (PSG) Bantul sebagai sentral hasil kerajinan dari masyarakat Bantul, DIY.

Dalam kesempatan itu, para calon dubes dan konjen berjanji kepada Pemerintah Kabupaten Bantul siap menjadi "Mak Comblang" untuk mempromosikan hasil kerajinan tangan (handycraft) dari Kabupaten di negara nantinya mereka ditempatkan.

Pimpinan rombongan calon Dubes dan Konjen, Tosari Wijaya menyatakan dipilihnya hasil kerajinan tangan dari Bantul untuk dipromosikan ke luar negeri khususnya pada negara.

Nantinya, mereka ditempatkan karena kerajinan tangan dari masyarakat Bantul berkualitas internasional sehingga menjadi daya tarik tersendiri, meski tidak menutup kemungkinan hasil kerajinan tangan dari daerah lain juga turut dipromosikan.

"Karena kita mewakili Indonesia, maka daerah lain juga akan kita promosikan. Namun hasil kerajinan tangan itu harus punya kapasitas dan punya kualitas dan hasil kerajinan tangan dari Bantul punya kapasitas dan kualitas. Itu yang akan kita tarik," ujarnya saat berkunjung ke Pasar Seni Gabusan (PSG), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (19/11/2009).

Menurutnya, peluang hasil kerajinan Bantul untuk dipromosikan ke luar negeri sangat besar, karena saat ini pemerintah daerah bisa langsung berkomunikasi dengan para Dubes atau Konjen untuk mempromosikan hasil kerajinan tangan.

"Para Dubes atau Konjen akan mempertemukan dengan mitra kerja di negara para Dubes atau Konjen ditempatkan. Namun ketika sudah bertemu kita tidak ikut campur lagi. Istilahnya para Dubes atau Konjen siap jadi Mak Comblang lah," katanya sambil tersenyum.

Lebih lanjut, Toha menyatakan jumlah calon Dubes dan Konjen yang akan menempati negara baik di kawasan Amerika, Amerika Latin, Eropa, Timur Tengah, Asia, Asia Timur, Afrika mencapai 22 calon Dubes dan 12 calon Konjen.

"Untuk mengetahui potensi daerah di Indonesia yang nantinya layak di promosikan pada negara yang ditempati para calon Dubes dan Konjen ini, maka 34 calon Dubes dan Konjen di bagi dalam tiga tim untuk melakukan kunjungan di berbagai daerah di Indonesia," tandas mantan Anggota Komisi I DPR-RI ini.

Sementara itu Bupati Bantul Idham Samawi menyatakan bahwa kerajinan tangan di Bantul ini menjadi mata pencaharian dari 18 persen masyarakat di Kabupaten Bantul sehingga dengan adanya komitmen para calon Dubes dan Konjen untuk mempromosikan hasil kerajinan tangan dari Bantul memicu para perajin untuk lebih kreatif dan meningkatkan kualitas hasil kerajinannya.

"Kunci keberhasilan dari kerajinan tangan adalah mampu menciptakan disain-disain baru secara terus menerus sesuai dengan keinginan pasar. Tanpa disain yang baru dan kualitas produk yang bagus maka tidak akan laku di pasaran," terangnya.

Pemerintah Kabupaten Bantul kata Idham juga siap untuk menghadirkan produk-produk kerajinan ke negara manapun yang punya potensi untuk penjualan produk kerajinan dari Bantul. "Kita akan fasilitasi para perajin untuk ikut pameran ke luar negeri," tandasnya. 

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement